Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

Reses Andi Saputra Serap Keluhan Air Bersih hingga Banjir, Isu Sosial Juga Disorot

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi PKS, Andi Saputra, menggelar kegiatan reses di daerah pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Teluk Segara, Muara Bangkahulu, dan Sungai Serut, Minggu (15/2/2026). Kegiatan yang dipusatkan di kediamannya itu berlangsung khidmat dan interaktif, dengan dihadiri ratusan warga.

Dalam reses tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung melalui dialog terbuka bersama perwakilan Dinas Kesehatan, Satpol PP, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu.

Salah satu persoalan utama yang disampaikan warga berasal dari wilayah Betiring RT 17 terkait distribusi air bersih PDAM. Warga mengeluhkan air hanya mengalir pada malam hari, sementara siang hari tidak tersedia, sehingga menyulitkan aktivitas rumah tangga.

“Siang hari tidak hidup, malam baru mengalir. Ini tentu menjadi perhatian serius. Insya Allah akan kita teruskan ke pihak PDAM agar segera dicari solusi terbaiknya,” ujar Andi.

Ia menegaskan, pelayanan air bersih harus maksimal agar masyarakat sebagai pelanggan mendapatkan haknya, sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain persoalan air, warga Rawamakmur juga mengeluhkan kondisi drainase yang tidak berfungsi optimal. Saat hujan deras, aliran air tersumbat bahkan ada saluran yang rusak, sehingga kerap memicu banjir.

Menurut Andi, aspirasi tersebut akan dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) untuk kemudian diteruskan kepada dinas teknis, khususnya Dinas Pekerjaan Umum, agar segera ditindaklanjuti.

Isu penertiban pedagang juga menjadi perhatian warga. Mereka berharap penertiban oleh Satpol PP dilakukan secara bijak, terutama menjelang bulan Ramadan. Andi menekankan bahwa penegakan peraturan daerah harus tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

Dalam reses itu, turut mengemuka persoalan praktik “kopi pangku” yang diduga mengarah pada prostitusi, serta meningkatnya kasus HIV/AIDS di Kota Bengkulu. Andi menyebut persoalan tersebut sebagai alarm serius dan mengajak semua pihak memperkuat pengawasan serta sosialisasi menjelang Ramadan.(Raffa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *