Bengkulu Tengah, Radar Informasi News. Com – Kapolres Kabupaten Bengkulu Tengah,
AKBP. Dedi Wahyudi, S.Sos, S.I.K, M.H menyampaikan Press Release Akhir Tahun 2023 Jajaran Polres yang dilaksanakan di Aula pada hari Sabtu (30/12/2023) pukul 14.30 WIB.
Kapolres Kabupaten Bengkulu Tengah,
AKBP. Dedi Wahyudi, S.Sos, S.I.K, M.H
menyampaikan perbandingan jumlah tindak pidana dan penyelesaian perkara antara tahun 2022 dengan tahun 2023 baik dari Sat Reskrim, Satres Narkoba dan Sat Lantas serta pengungkapan kasus menonjol di tahun 2023.
Tidak hanya itu, Kapolres Kabupaten Bengkulu Tengah, AKBP. Dedi Wahyudi, S.Sos, S.I.K, M.H juga menampakkan Program yang sudah di lakukannya seperti prentive Benteng jumat minggu ayo waspada (jumawa) dan pengamanan tempat ibadah dan keramaian, yang berkordinasi dengan stakeholder lainnya, ” Jelasnya
“Untuk Situasi kambtibmas, 2023 ada sebanyak 151 kasus dengan 111 kasus bisa diselesaikan dengan 73,50 persen. Dan untuk Kasus korupsi a.n basuki sudah diaudit 720 juta dan di lanjutkan lagi dengan program pilot inovasi desa abu sakim, eriyantoni kn 1.671.211.000 P21, dengan penggelapan dana tidak membayar konpensasi, dan di tambah illegal mining lubuk unen merigi kelindang,serta kasus narkoba 11 dengan 90,99 persen, lakalantas 2022 (88, 2023 72 kasus,untuk korban meningkat naik 21 persen, kerugian materi 300 juta lebih,” Kata AKBP. Dedi Wahyudi,
S. Sos.S.I.K, M.H selaku Kapolres Bengkulu Tengah.
Masih lanjut Kapolres Bengkulu Tengah, juga sudah e tilang 1324 turun 800 e tilang, dan 14 operasi kepolisan, “ciptakon operasi musang, antik, patuh zebra, binkar, tsk tahanan 124 orang, ilegal mining, 58 kasus masih proses masih jalan, ” Tambahnya
“Bukan itu saja ,tapi jika di bandingkan 2022 – 2023 ada kenaikan 17 kasus menjadi 13 persen dari jumlah 122 kasus tersebut, ” Tutupnya.(Adek)















